Minggu, 12 Desember 2010

Ringkasan Khotbah Pdt. Stephen Tong

Ringkasan Khotbah Stephen Tong

10 Perintah Allah (ke 10)
Keluaran 20: 1-4
“Lalu Allah mengucapkan segala Firman ini… Jangan ada Allah lain di hadapanmu…. Jangan sujud menyembah kepadanya… Sebab Aku adalah Allah yang cemburu…”
            Apa artinya tiga empat generasi dikutuk? Paulus berkata agar kita mengerti firman. Manusia dicelikkan untuk bias melihat Firman yang bukan harfiah. Empat generasi dikutuk bias dikutuk karena kesalahan ayahnya. Manusia menerima kekosongan yang diturunkan oleh nenek moyang. Namun yang mencintai Tuhan akan diberkati seribu generasi. Apakah demikian? Dimanakah keadilan Allah bila demikian. Pengertian ini harus dimengerti sebagai dinamika Firman Tuhan.
            Arti seribu generasi bukanlah otomatis generasi itu diberkati. Artinya adalah anak akan mengikuti teladan ayah untuk mencintai Tuhan. Manusia ingin anugerah yang gratis. Namun anugerah haruslah bayar yaitu dengan cara tidak menolak. Tindakan ini adalah tindakan pasif yang berupa tindakan tidak menolak. Kepasifan ini aktif. Karena pasif yang seperti ini memberikan keaktivan bagi Tuhan. Orang yang mencintai Tuhan, anaknya akan juga meneladani mencintai Tuhan. Anak-anak akan terpengaruh oleh ayahnya yang hidupnya beres. Hadson Taylor dipanggil ke Tiongkok mengabarkan Injil dengan penduduk yang terbanyak berkata, “ jikalau aku mempunyai 100 poundsterling aku akan memberikannya semua ke Thiongkok.” Jikalau saudara benar-benar mencintai Tuhan, apakah anakmu akan diberkati secara otomatis? Tidak! Mereka akan diberkati karena pengaruh ibadahnmu. Kejujuran yang menyentuh hati generasi ke dua dan ketiga, mereka akan terberkati, namun bukanlah otomatis. Teladan itulah yang memberikan berkat. Teladan orangtua adalah pendidikan yang terpenting bagi anak-anak. Saya bersyukur anak-anak saya berjalan di jalan yang benar. Saya mengajak anak-anak berdoa. Mereka mengakhiri dengan kalimat, “setelah dewasa saya mau dipakai Tuhan.” Hal ini ditanam ke dalam hati mereka. Bagaimana dengan engkau?
            Mengapa anakmu tidak beres? Karena engkau tidak memakai hakmu dalam teladan dan dengan berwibawa mendidik mereka. Mengapakah ayat ini berbicara tentang keturunan? 100 generasi adalah berbicara tentang hidup yang kekal. 100 generasi tidaklah pernah terjadi. 40.000 tahun baru 1000 generasi. 1 generasi adalah 40 tahun. Maka ayat ini tidaklah bias dijelaskan secara harafiah.
            “Jangan memahat patung dan jangan menyembah kepadanya.” Ini bukan berarti orang Kristen tidak boleh melukis dan memahat. Karena ayat ini tidaklah bias dimengerti secara harafiah. Ayat ini bicara mengenai jangan menyembah! Kalau menggambar sesuatu adalah tidak boleh. Lalu mengapa Musa disuruh menggambar Kerubim oleh Allah? Menghasilkan image itu boleh. Namun janganlah menyembah.
            Setan suka merebut hak Allah untuk disembah oleh manusia. Ketika manusia menyembah patung, tanpa disadari setan langsung senang disembah. Karena ia langsung menikmati.
            Manusia ingin menjadi lebih besar, mereka harus belajar untuk melayani dahulu. Manusia berambisi tidaklah salah. Motivasimu itu yang jangan salah. Itu sebab membuat patung untuk menikmati kesenian tidaklah salah. Namun ketika menjadikannya objek penyembahan, itu salah. Karena setan selalu ingin menjadi objek penyembahan manusia.
            Penghargaan dari manusia akan secara natural diberikan oleh manusia kepada orang yang layak. Orang yang dihormati adalah orang yang sebenarnya tidak ingin dihormati. Penghargaan akan diberikan kepada mereka yang menghargai seseorang. Menghargai dan menyembah adalah hal yang berbeda. Penyembahan hanyalah kepada Allah. Allah harus mencampakkan setan. Karena ia menantang hak Tuhan Allah.
            Kalau Allah bisa memakai orang tuli seperti Beethoven untuk menghasilkan karya yang besar, itu karena Allah adalah Allah. Allah adalah maha kuasa. Justru ketika Allah memakai orang tuli untuk menulis musik yang terbaik. Kemahakuasaan Allah yang tidak terbatas ditunjukkan ketika Ia membangkitkan orang yatim piatu unutuk duduk di atas tahta. Ini adalah kemahakuasaan Allah yang sejati.
            Pemberontak selalu berjiwa pemimpin. Karena ia mau menjadi pemimpin yang baru, maka ia memberontak terhadap pemimpin yang lama. Inilah setan. Ia mau menjadi pemimpin menggantikan pemimpin yang asli. Ia adalah satu penghulu yang tidak mau menyembah Kristus. Ia mau menyembah Allah, namun tidak mau menyembah Kristus. Ia tidak mau menerima bahwa Kristus bersifat Illahi. Orang percaya harus percaya bahwa Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Bila tidak, ia bukanlah Kristen yang sejati.
            C.S Lewis (pencipta Narnia) berkata: jika Kristus bukanlah Allah, maka siapakah Dia? Saat manusia tidak percaya bahwa Kristus adalah Allah, maka mereka akan hanya menganggap Kristus adalah manusia. Ketika setan menantang Allah, ia akan menjadi penantang selamanya. Setan telah diturunkan. Dan ketika Kristus menjadi manusia, adalah saat bagi setan untuk membalas Dia. Setan menyuruh Kristus untuk menyembah dia. Setan bangga dirinya setan, ia adalah penghulu malaikat, namun pemimpin kuasa kegelapan. Setan tidak akan menyembah Kristus. Karena Kristus saat itu dating ke dunia dalam rupa daging yang sebenarnya lebih rendah dari malaikat.
            Allah menginginkan manusia tidak menyembah apapun yang dicipta oleh Allah. Ia ingin manusia hanya menyembah Allah saja. Manusia mempunya hak untuk menyembah. Namun ketika manusia salah objek dalam menyembah, ia telah menghujat dirinya sendiri. Penyembahan adalah hak yang tinggi yang dimiliki oleh manusia. Bila manusia salah menyembah, ia sebenarnya telah menghujat dan merendahkan dirinya sendiri.
            Mencipta memerlukan seni. Seni memerlukan perasaan yang sangat halus sekali. Indonesia harusnya lebih menghargai seni. Indonesia banyak potensi, tapi perlu dihaluskan. Karena potensi di Indonesia masih kasar. Belum dilatih. Seni adalah sesuatu yang mahal. Sesuatu yang begitu bernilai. Orang-orang yang membuat seni di dalam bait Allah pun dipenuhi oleh Roh Kudus.
            Seniman bekerja kadang lambat kadang cepat. Itu karena dia seniman. Tukang bekerja terus. Seniman bekerja secara aneh. Itulah seniman. Karena seorang seniman tidak bisa berkarya tanpa inspirasi. Seniman bekerja kadang tidak perlu makan. Karena ia sedang berkarya menikmati dalam menciptakan karyanya. Mereka bisa lupa makan, lupa kencing, lupa tidur. Itulah inspirasi.
            Lukisan Kristus yang sekarang terlihat, hanyalah membuktikan bahwa Kristus pernah memakai rupa dan wajah manusia.
            Allah tidaklah melarang bakat seni. Tidak ada sesuatu yang baik yang diciptakan oleh setan. Semua bakat, talenta, bahagia, dan potensi adalah dari Tuhan. Di hadapan Tuhan manusia hanyalah mahkluk yang telanjang saja. Seorang seniman tidak akan mengeksplor sex. Mereka hanyalah mengutarakan moral dalam poster tubuh. Lukisan yang tinggi terkadang memberikan kelegaan bagi jiwa.
            Sekali lagi, yang disebut jangan membuat patung, bukanlah larangan terhadap seni. Namun larangan terhadap objek penyembahan. Objek penyembahan bisa berupa anakmu, istrimu, suamimu, hobimu, pekerjaanmu. Berhala tidak tentu berupa pahatan. Manusia sangat mungkin menyembah seorang perempuan, uang, hobi, dsb. Manusia sering mencintai hal-hal di luar Tuhan, dari pada Tuhan nya sendiri. Kiranya kita semua belajar mencintai Tuhan. Amin.

(Ringkasan ini belum dikoreksi oleh Pengkhotbah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar